Ganti Menkominfo, BRTI Makin Sangar

Seperti dikutip di DeTIK iNet, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) yang dikomandoi Basuki Yusuf semakin garang menghardik operator-operator yang kian seenaknya melanggar aturan, tak kurang operator sekelas Telkomsel, dan pemain ABG XL, serta si tua Indosat tak luput dari sempritan, kartu kuning, bahkan pentungan bertubi-tubi dilayangkan. Mungkin ini bukan sekedar fenomena ganti menteri yang disinyalir lebih teknikal ketimbang pak SD yang sarat bernuansa politik.

Tapi memang, kalau boleh diungkapkan sebenarnya pelanggaran-pelanggaran dan daftar doasa operator sudah terlalu banyak, dan yang dirugikan pada akhirnya adalah negara dan pengguna akhir. Terutama setelah persaingan bebas di sektor telekomunikasi membuat pemodal kuat asal Singapura (Temasek dan SingTel), Malaysia (Telekom Malaysia), dan Thailand (Charoen Phokpand / 3) sukses menggasak pangsa pasar pemain lama dengan trik-trik pemasaran dan pelanggaran penggunaan VoIP untuk publik. Belum lagi kongkalingkong dengan penyedia konten seperti SMS premium yang banyak merugikan konsumen.

Semoga kiprah BRTI ini tidak hanya berorientasi pada kemakmuran investasi asing alias pebisnis saja, tapi juga bisa melindungi hak-hak konsumen yang telah banyak diinjak-injak. Maju terus Pak Basuki, pentungi saja para operator nakal yang sudah menjadi economic animal itu.

Popularity: 6% [?]


About this entry