Three, Mau?

Three

Operator seluler sudah beraneka cara mempromosikan produknya, mulai dari tarif Rp 0 ke sesama pengguna operator yang sama seperti Esia, hingga isi ulang 3X lipat seperti Three (3). Semuanya demi mendapatkan basis pelanggan dan mempertahankannya.

Kalau boleh mereview sedikit strategi Three dalam pemasaran produknya, boleh dibilang cara ini adalah salah satu cara yang inovatif untuk menjaring pengguna baru. Namun fitur ini tidak didukung dengan harga yang murah untuk penggunaan voice call lintas operator, sehingga Three kelihatannya akan gagal mempertahankan basis pelanggan Indonesia yang dikenal tidak loyal terhadap merek.

Three masih tertinggal dari strategi Fren, Esia, dan XL dalam mempertahankan pelanggan. Tiga operator ini memberikan fitur harga irit voice call lintas operator dan harga tak masuk akal antar sesama :wink:

Three yang selain menawarkan isi ulang 3X untuk pulsa 30 ribu ke atas juga memiliki tarif lintas operator yang 3X mahalnya. Kemudian isi ulang ini juga agak sedikit merugikan konsumen, misalnya kita isi Three kita dengan voucher 30 ribu, maka teorinya kita akan mendapatkan pulsa sebesar 90 ribu. Namun tidak semuanya bisa kita gunakan, setengah dari pulsa itu (45 ribu) hanya bisa digunakan untuk lintas operator, dan setengahnya lagi adalah jatah sesama Three. Dengan 20 menit pembicaraan lintas operator, pulsa 45 ribu ini akan tandas. Mau?

Kalau saya sih mau coba, tapi nggak mau lama-lama. Sudah mahal 3X lipat, sisa pulsa 55 ribu saya ga bisa dipakai ke lintas operator karena khusus untuk sesama Three (yang mana saya tak punya teman yang memiliki Three) :sad:

Jadi selamat tinggal Three… Strategi yang inovatif, tapi sayangnya tidak efektif :grin:

Popularity: 8% [?]


About this entry