Dua Sisi
Ada sepenggal tunas cinta yang nyaris mati
Mati dan mengering di kenestapaan hari kemarin
Jikapun kau memungut dan memeliharanya
Aku tak yakin akan akan pernah bisa mampu melihatnya tumbuh
Berkembang hanya untuk meranggas lagi di kemeranaan berikutnya
Kitalah yang seharusnya menjaga
Dia yang akan tumbuh sebesar beringin
Yang melindungi kita dari panasnya mentari dan derunya angin
Dia yang akan tumbuh di hati ini
Dan hatimu…
Hanya saja…
Bilakah tunas itu masih hidup
Dan aku rela ia kau sirami
Mungkin saja harus diantara kita ada yang tersakiti
Karena benih itu mungkin tidak mampu lagi berbagi
Untuk tumbuh di dua sisi…

Puisi yang cantik dan…
dalemmm…
mas, kok puisinya gak berbhs inggris ria? mo berpuisi ria juga aaaah..
Izinkan ku menyirami tunas yang masih hidup
Tapi kutak rela jika ada yang tersakiti
Biarlah aku yang mengalah
Demi kebahagiaanmu
tapi ji … benih sekarang sudah lebih canggih … dia pinter milah .. mana lahan yang cocok buat dia .. hhehhehehe ……
gak ngarti gw apa maksudnya…
rumit amat sih puisinya…
ngomongin apaan sih?
hehehe…
Belum dimengerti puisina..
yang penting komentar dulu lah..
dah sidang blom mas thesisnya?
good luck ya
ini puisi buat siapa ???