Dua Sisi
Ada sepenggal tunas cinta yang nyaris mati
Mati dan mengering di kenestapaan hari kemarin
Jikapun kau memungut dan memeliharanya
Aku tak yakin akan akan pernah bisa mampu melihatnya tumbuh
Berkembang hanya untuk meranggas lagi di kemeranaan berikutnya
Kitalah yang seharusnya menjaga
Dia yang akan tumbuh sebesar beringin
Yang melindungi kita dari panasnya mentari dan derunya angin
Dia yang akan tumbuh di hati ini
Dan hatimu…
Hanya saja…
Bilakah tunas itu masih hidup
Dan aku rela ia kau sirami
Mungkin saja harus diantara kita ada yang tersakiti
Karena benih itu mungkin tidak mampu lagi berbagi
Untuk tumbuh di dua sisi…
Popularity: 4% [?]
About this entry
You’re currently reading “Dua Sisi,” an entry on www.triaji.net/blog
- Published:
- 05.09.06 / 5pm
- Category:
- Poetries






7 Comments
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]