Kampanye Hari Tanpa TV

Ungkapan keprihatinan masyarakat terhadap isi tayangan TV yang sangat komersil dan mengabaikan kepentingan umum.

Bila Anda prihatin terhadap isi tayangan TV yang terlalu berorientasi bisnis dan secara umum berbahaya untuk anak dan remaja, maka dukunglah gerakan keprihatinan masyarakat ini !

Tujuan aksi ini adalah:
- Mendesak industri penyiaran agar benar-benar
memperhatikan kepentingan masyarakat, terutama
perlindungan terhadap anak dan remaja.
- Menumbuhkan sikap kritis masyarakat terhadap
siaran televisi.

Makna sehari tanpa TV:
     - Keluarga mendapat kesempatan berharga untuk
melakukan aktivitas bersama tanpa diganggu televisi.
- Dengan mematikan TV, maka setiap anggota keluarga
akan memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan
kegiatan produktif, dan menyadari bahwa hidup bisa
lebih bernilai tanpa TV.

Sampaikan dukungan Anda melalui:
Yayasan Kita dan Buah Hati: 021-80871763. Fax: 9246539
Kidia: 021-8410563; 021-70884101. Fax: 8406553
haritanpatv@kidia.org

Comments (11)

the Kalong'sJuly 22nd, 2006 at 9.34 pm

Setelah banyak dikampanyekan, kayaknya ada yang kurang di tema.
“Sehari tanpa Siaran Televisi” mungkin lebih afdhol.

*besok mo nonton film di DVD neh…*

agussetJuly 23rd, 2006 at 1.37 am

Kalau sudah sukses dgn 1 hari tanpa TV, perlu juga nanti dilanjutkan dgn kampanye 1 hari tanpa PC/internet. Tahu sendiri, PC/internet juga berpotensi mengurangi waktu keluarga melakukan aktivitas bersama dan juga mengurangi waktu untuk melakukan kegiatan produktif lainnya…

medonJuly 23rd, 2006 at 11.19 am

sukses programnya ya boss!, btw to agusset. pliss jangan di gembar gemborin misinya untuk 1 hari tanpa internet ya.. mana tahan boss! :)

AjiJuly 23rd, 2006 at 4.00 pm

#Kalong: Masalahnya TV bukan hanya dipakai untuk menonton siaran stasiun TV saja, tapi nonton DVD, karaoke, main game konsol, dll.
Jadi semua itu termasuk kategori TV.

PS. Halah, nonton DVD! Yo podo bae

yatiJuly 23rd, 2006 at 5.27 pm

ups…gw lupa! meskipun nontonnya starmovie, tetep aja tipi dan pilm kan? BTW, gambar2 di postingan sebelumnya, duh….buah kekerasan yg juga bisa bikin trauma, ga cuma pada anak tapi juga gw…:d
lam kenal

lindaJuly 24th, 2006 at 8.53 am

saya jarang banget nonton tv mas, tp sekalinya nonton tv isinya gak mutu. kebanyakan infotainment. saya sukanya program tv seperti jelajah, jejak petualang, archipelago dan semacamnya ;)

lindaJuly 25th, 2006 at 10.50 am

doain aja mas, semoga bisa menciptakan lapangan kerja utk orang lain ;)
gimana thesisnya?

thunsJuly 26th, 2006 at 3.31 am

yg salah tuh tetep pemerintahannya…
gak kontrol tayangan gini?
yg ngerusak2 di bolehin tayang!

hancuuur negara ini :-S

lindaJuly 27th, 2006 at 2.42 pm

waaaaah dah bab 3 ya mas? didoakan semoga dimudahkan & dilancarkan segala urusannya, amin

btw, judul TA nya Kamus Multimedia Untuk Anak TK. tapi kata Kaprodinya kurang canggih

[...] Lita Mariana at Banana Talk, Priyadi, Triaji, Solyaris, and Bocah Cilik are among Indonesian bloggers who urge everyone to stop watching a tv program to pay respect for children and to warn Indonesian tv channels about their programs that could harm children in many ways. [...]

imhayaJanuary 10th, 2008 at 11.20 pm

ini kampanye masih lanjut gak sampe sekarang, soalnya tahun penulisannya 2 tahun yg lalu.. hehe gw telat komen 2 tahun neh..

Leave a comment

Your comment