Nasib Indosat
Setelah pangsa pasar anak muda digerogoti oleh XL, Indosat sepertinya akan kembali kehilangan pangsa pasar korporatnya oleh perusahaan yang sama.
Nasib Indosat yang mayoritas sahamnya dimiliki Singapore Telecom (seharusnya namanya diganti menjadi SingSat), sepertinya kian hari kian malang, setelah selama ini jadi sapi perahan pemerintah dan pemegang saham mayoritas, sepertinya divestasi saham 51% milik SingTel akan segera terjadi sebelum harga saham Indosat ambruk di bawah harga beli SingTel. Pertanyaan yang menarik adalah, siapa yang mau membelinya? Pemerintah? rasanya tidak mungkin Semen Gresik saja tak mampu dibeli, ditambah devisa Indonesia yang tengah morat-marit setelah kasnya akan dipergunakan membayar 50% hutang ke IMF. Terkaan saya adalah perusahaan Singapura yang lain atau dari Malaysia.
Kultur perusahaan yang tidak sehat menjadi salah satu penyebab kenapa kinerja Indosat sangat memprihatinkan. Ulah investor Singapura yang terkesan ogah membangun perusahaan Indonesia seolah semakin terkukuhkan dalam kasus ini.
Hari ini Indosat, nanti? Mungkin Telkom… Guus Hiddink (hanya bercanda… kata Desto’o)

ya ditutup aja, gitu aja koq repot! hahaha….
Jadi apakah saya harus berkampanye anti Indosat juga? hehehe…
singsat! nuju alit sok sungsat singsat rok aww nya?
Baguslah kalo begitu, ditutup aja sekalian..
Btw, salam kenal ya mas
eh mas .. jadi inget … aku pernah nyuruh temen yg kerja di xl baca tulisan mas yg tentang xl .. trus katanya dia mau ngirim imel ke mas aji …
apa isinya?
NASIB INDONESIA
#Johan: Ga ada tuh Jo…
Yah nasib sebagai bangsa yang terjajah terus secara dulu adalah fisik, sekarang terjajah secara ekonomi.
SingSat… Singa**** Bang***???? :))
betul sekali.. 2007 ini kayanya XL bisa nyalip indosat..
kebanyakan penyakit nih indosat…. perlu management tangan besi untuk benerin indosat… spirit tempur karyawannya udah ancur2an…