Bencana Alam = Penguatan Mata Uang
Ada yang ironis dibalik penguatan rupiah akhir-akhir ini. Masuknya dana asing dari luar negeri membawa rupiah terapresiasi. Namun dana ini bukan untuk investasi produktif, tapi merupakan dana bantuan untuk bencana alam Jogjakarta dan Jawa Tengah.
Kejadiannya mirip dengan bencana Tsunami di NAD. Haruskah seperti ini? Bencana dulu baru maju? Sementara Tim Ekonomi kabinet bertepuk dada bangga, padahal tak ada yang patut dibanggakan.
June 19th, 2006 in
Indonesiana

Mungkin mereka bangga bahwa dirinya lolos dari bencana, jadi menepuk dada
Mungkin juga
Tapi yang pasti, yang suka menepuk dada itu kan gorilla
begitulah …. pepatah “ada berkah di balik bencana” cocok buat mereka …
padahal mereka nggak kena ya?
perasaan nilai tukar masi ga stabil deh…
ah masa sih karena bencana? bencana hanya sebagian kecil faktor koq (katanya!)
waaaaaaaah jangan donk mas
cukup deh gempa jogja bencana terakhir di negeri ini
@rendy: penguatan adalah trend, jadi belum tentu trend penguatan selalu stabil, karena penguatan adalah bagian dari ketidakstabilan bersama-sama dengan pelemahan