Marah

Siapapun bisa marah, marah itu mudah. Tetapi, marah pada orang yang tepat, dengan kadar yang sesuai, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang benar, dan dengan cara yang baik, bukanlah hal mudah.

Aristoteles, The Nicomachean Ethics.

Terinspirasi setelah jalan-jalan ke blognya Linda, jadi inget dulu konten buku Emotional Inteligencenya Daniel Goleman

Comments (8)

lindaMay 2nd, 2006 at 11.36 am

nah itu dia mas, lagi belajar bagaimana marah yg tepat demi tujuan yg benar & dg cara yg baik ;)

AjiMay 2nd, 2006 at 12.52 pm

Memang sangat sulit, tapi bukan tidak mungkin.
Met ber-’anger management’ Lin :)

agussetMay 2nd, 2006 at 2.24 pm

hihihi… aneh juga ya? belajar koq belajar marah? susahan juga belajar nggak marah.

di mana-mana, yg namanya marah itu susah utk mengendalikan diri atau mengontrol kesadaran. cacian, umpatan, sindiran, hujatan, kejengkelan, dll. semua akan mengalir dgn sendirinya di luar kesadaran. makanya supaya tetap bisa mengendalikan diri, jangan sampai masuk ke tahapan marah.

saya sendiri cenderung utk menginterpretasikan apa yg dikatakan Aristoteles pd apa yg saya tuliskan di atas. intinya: karena utk bisa marah yg benar dan tepat itu sangat susah, maka hindarilah marah.

belajar marah itu perlunya kalau mau jadi artis/bintang film, supaya pas dapet adegan marah, bisa terlihat alami. soalnya, buat orang yg lagi nggak marah, memerankan adegan marah itu susah… :)

AjiMay 2nd, 2006 at 4.55 pm

Tapi kadang-kadang marah itu perlu.
Mengelola kemarahan itu yang jadi intinya.
Seorang CEO tak bisa hanya tersenyum saat mengahadapi anak buahnya yang selengean .
Atau orangtua yang anaknya ga mau sholat padahal sudah berumur di atas 10 tahun

johanMay 3rd, 2006 at 10.23 pm

kalo marah itu bukannya spontan …. jadi susah juga kalo mau marah mesti mikir ini itu dulu .. mungkin bisa sih dengan latihan …. latihan marah? aneh juga .. hehehe

Mas TomMay 5th, 2006 at 6.28 am

>> Hayo… marah apa yang seksi?

++ Marah Azhari

kabuuuuuurrrrr

AjiMay 5th, 2006 at 10.00 pm

Halah, srimulatan

ahmadJuly 18th, 2008 at 2.38 am

:arrow: apapun ada sebabnya termasuk saat kita marah, cobalah untuk mengoreksi kembali apa sebab2 kita menjadi marah…
sangat sulit untuk kita marah, saat situasinya selalu menjadi harapan kita,

Leave a comment

Your comment