Marah
Siapapun bisa marah, marah itu mudah. Tetapi, marah pada orang yang tepat, dengan kadar yang sesuai, pada waktu yang tepat, demi tujuan yang benar, dan dengan cara yang baik, bukanlah hal mudah.
Aristoteles, The Nicomachean Ethics.
Terinspirasi setelah jalan-jalan ke blognya Linda, jadi inget dulu konten buku Emotional Inteligencenya Daniel Goleman
May 2nd, 2006 in
Social

nah itu dia mas, lagi belajar bagaimana marah yg tepat demi tujuan yg benar & dg cara yg baik
Memang sangat sulit, tapi bukan tidak mungkin.
Met ber-’anger management’ Lin
hihihi… aneh juga ya? belajar koq belajar marah? susahan juga belajar nggak marah.
di mana-mana, yg namanya marah itu susah utk mengendalikan diri atau mengontrol kesadaran. cacian, umpatan, sindiran, hujatan, kejengkelan, dll. semua akan mengalir dgn sendirinya di luar kesadaran. makanya supaya tetap bisa mengendalikan diri, jangan sampai masuk ke tahapan marah.
saya sendiri cenderung utk menginterpretasikan apa yg dikatakan Aristoteles pd apa yg saya tuliskan di atas. intinya: karena utk bisa marah yg benar dan tepat itu sangat susah, maka hindarilah marah.
belajar marah itu perlunya kalau mau jadi artis/bintang film, supaya pas dapet adegan marah, bisa terlihat alami. soalnya, buat orang yg lagi nggak marah, memerankan adegan marah itu susah…
Tapi kadang-kadang marah itu perlu.
Mengelola kemarahan itu yang jadi intinya.
Seorang CEO tak bisa hanya tersenyum saat mengahadapi anak buahnya yang selengean .
Atau orangtua yang anaknya ga mau sholat padahal sudah berumur di atas 10 tahun
kalo marah itu bukannya spontan …. jadi susah juga kalo mau marah mesti mikir ini itu dulu .. mungkin bisa sih dengan latihan …. latihan marah? aneh juga .. hehehe
>> Hayo… marah apa yang seksi?
++ Marah Azhari
kabuuuuuurrrrr…
Halah, srimulatan
sangat sulit untuk kita marah, saat situasinya selalu menjadi harapan kita,