Tulus
Gemericik gerimis menemani penat di larutnya hari
Mencoba menuai ingatan kelam yang kian terpatri
Menyusuri alur yang dangkal dan nyaris berhenti
Aku diam lalu terpejam
Apa takdir ini semestinya demikian?
Merayap dalam gelap
Mencari jalan keluar
Bertutur jujur tapi tetap terkubur
Hanya tulus yang aku punya
Berumahkan hati yang penuh cacat dan jauh dari sempurna
Sisakan untukku secuil hatimu
Tak perlu seluruhnya, cukup hingga aku tersenyum kembali
Akan kutinggalkan separuh hatiku di sini
Pungutlah jika kau mau
Mohon jangan kau tendang jika kau enggan
-Aji- Akhir Februari 2006
Popularity: 4% [?]
About this entry
You’re currently reading “Tulus,” an entry on www.triaji.net/blog
- Published:
- 27.02.06 / 11am
- Category:
- Poetries






4 Comments
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]