Rindu Tak Sampai

Jiwa yang kering merindukan rintik penuh kasihan
Namun jauh sebelum butiran menghunjam permukaan hatimu
Dia menguap lalu membisu
Kadang terputus, kadang sunyi seribu

Rinduku tak sampai, rindumu berkalang jarak
Sampai kapan, aku tak bisa memastikan
Tapi begitu sayap patahku telah mengembang
Akan kutautkan janji di antara jemarimu

Comments (4)

kusFebruary 1st, 2006 at 11.39 am

ahem … ahem uhuk uhuk ….hhhhhh

AjiFebruary 1st, 2006 at 12.33 pm

Hati hati, batuk itu gejala flu burung

agussetFebruary 1st, 2006 at 3.15 pm

pertanyaanya:
“kenapa sayapnya bisa patah?”
pasti ada cerita sebelumnya ya yang membuat sayap menjadi patah?

AjiFebruary 3rd, 2006 at 8.22 am

@agusset:
Kalo itu beda cerita Pak :)

Leave a comment

Your comment