Renungan Bagi yang Akan Menikah

I. Renungan Buat Calon Suami

Pernikahan atau perkawinan
Menyingkap tabir rahasia
Calon istri yang akan kamu nikahi
Tidaklah semulia Khadijah
Tidaklah setaqwa Aisyah
Pun tidak setabah Fatimah
Justru calon istrimu hanyalah wanita akhir zaman yang punya cita-cita menjadi sholehah

Pernikahan atau perkawinan mengajar kita kewajiban bersama
Istri menjadi tanah kamu langit penaungnya
Istri ladang tanaman kamu pemagarnya
Istri kiasan ternakan kamu gembalanya
Istri adalah murid kamu mursyidnya
Istri bagaikan anak kecil kamu tempat bermanjanya
Saat istri menjadi madu kamu teguklah sepuasnya
Seketika istri menjadi racun kamulah penawar bisanya
Seandainya istri tulang yang bengkok berhatilah meluruskannya

Pernikahan atau perkawinan
Menginsyafkan kita perlunya iman dan taqwa untuk belajar meniti sabar dan ridha Allah SWT.
Karena memiliki Isteri yang tak sehebat mana justru kamu akan tersentak dari alpa.
Kamu bukanlah Rasulullah pun bukanlah Sayyidina Ali Karamallahuwajhah
Cuma suami akhir zaman yang berusaha menjadi soleh

II. Renungan Buat Calon Istri

Pernikahan atau perkawinan
Membuka tabir rahasia
Calon suami yang akan menikahi kamu
Tidaklah semulia Muhammad SAW
Tidaklah setaqwa Ibrahim
Pun tidak setabah Ayyub
Atau pun segagah Musa
Apalagi setampan Yusuf
Justru suamimu hanyalah pria akhir zaman yang punya cita-cita membangun keturunan yang sholeh

Pernikahan atau perkawinan Mengajar kita kewajiban bersama
Suami menjadi pelindung kamu penghuninya
Suami adalah nahkoda kapal kamu navigatornya
Suami bagaikan balita yang nakal kamu adalah penuntun kenakalannya
Saat Suami menjadi raja kamu nikmati anggur singgasananya
Seketika Suami menjadi bisa kamulah penawar obatnya
Seandainya Suami masinis yang lancang sabarlah memperingatkannya

Pernikahan ataupun Perkawinan
Mengajarkan kita perlunya iman dan taqwa Untuk belajar meniti sabar dan
ridha Allah SWT Karena memiliki suami yang tak segagah mana.
Justru Kamu akan tersentak dari alpa.
Kamu bukanlah Khadijah yang begitu sempurna di dalam menjaga
Pun bukanlah Hajar yang begitu setia dalam sengsara Cuma wanita akhir
zaman Yang berusaha menjadi solehah

Comments (6)

kusDecember 29th, 2005 at 11.18 am

subhanallah bagus pak , sip deh :D

ngomong2 mau nikah yah?

AjiDecember 29th, 2005 at 11.35 am

Trims Kus,
Ya mau dong Kus, masa nggak? Hehehe

niken tiaraMay 17th, 2006 at 5.17 pm

Menyentuh…
Mas, boleh sy copy bwt ditaruh di rumah? Terima kasih banyak sebelumnya..

kemalaJuly 22nd, 2006 at 9.27 pm

aku seorang wanita akhir zaman yang berusaha menjadi sholehah, merangkai harap…memintal doa…merajut hati…menanti seorang laki-laki akhir zaman yang punya cita-cita menjadi sholeh……..nice poem :)

DavidhasSeptember 26th, 2006 at 3.52 am

aku tersentuh bgt……… makasih atas wacananya……

phreakaholicApril 10th, 2008 at 2.49 pm

saiia yg sudah menikah juga tersentuh nih ama tulisan sampeyan :cry:

Leave a comment

Your comment