Herman Saksono, Lagi…

Agak sedikit berbeda dengan rekan-rekan Blogger lainnya yang membela Herman Saksono. Saya ingin melihat dari perspektif yang agak berbeda, seandainya wajah mayangsari itu diganti oleh wajah bapak anda, ibu anda, istri anda, anak anda, atau siapapun yang dekat dengan anda, kemudian dipublish ke internet yang tanpa batas, akan marahkah anda? Saya pikir ya selama mental anda masih normal.
Terlepas dari masalah Roy Suryo yang saya pribadi juga kurang mengenal yang bersangkutan, dan juga masalah kerangka hukum yang kurang begitu saya dalami, tidak ada kritik sosial sama sekali yang ditujukan dalam gambar retouch itu, tidak seperti karikatur kompas yang membuat kritik membangun seperti yang diungkapkan Priyadi.
Intinya, hadapi saja, Herman Saksono telah khilaf, dia telah menghina individu.
Mari kita membela yang benar, bukan membela sesama Blogger.
Dan hentikan kebiasaan mengejek, karena itu adalah perbuatan sia-sia dan dibenci oleh Sang Pencipta. Barangsiapa menghina makhluknya, berarti menghina Pemiliknya

Popularity: 2% [?]


About this entry