Stasiun Televisi di Bulan Suci
Stasiun televisi boleh lah meningkatkan rating siaran (istilah mereka: berpartisipasi di bulan suci) acara acara religi. Tapi mbok ya mereka juga harus mengerti esensi Bulan Suci Ramadhan. Dan artinya, tayangan-tayangan sensual juga harus dihilangkan.
Kalo yang baca blog ini direktur program televisi yang dimaksud, mereka pasti mengumpat-umpat saya dengan alasan ekonomi.
Ya, stralah! Saya hanya mencoba berdakwah, tidak diterima ya tidak apa-apa, yang bikin neraka kan bukan saya… ![]()

setujjjuuuu sekali mas….., saya juga tidak suka dengan tanyangan di sela sahur dengan menampilkan banci atau laki2 ke wanita - wanita an.!
Betul Kus…
Rasanya pemikiran kita juga perlu disampaikan pada para ‘ulama’ yang terlibat langsung dalam acara2 tersebut
acara religi nya juga masih ada perempuan - perempuan tak ber-hijab, yah.. mudah - mudahan kita masih memegang bara api
Terus terang meski jarang nonton tipi… tapi aku setuju 100% dengan pendapat yang bilang bahwa stasiun tipi jangan selalu mengedepankan kepentingan bisnis melalui program-program siarannya yang ironisnya justru tidak sejalan dengan semangat Ramadhan.
Ramadhan dan TV
Sudah 4 hari ini kita umat muslim menjalani puasa wajib di bulan Ramadhan, selama puasa Ramadhan ini , 3 hari sebelumnya saya melalui saat - saat sahur di tempat kerja, karena mendapatkan giliran shift sore dan malam. Kebetulan kemarin, hari sabtu dan…