60 Tahun Indonesia Merana

Ada keprihatinan yang mendalam saat menyaksikan televisi sepanjang hari perayaan 17 Agustus. Yang kusaksikan hanya para Raja, Permaisuri, Hulubalang, Patik dan Putera Mahkota, dan Saudagar-saudagar yang tersenyum-senyum simpul menikmati pagelaran pengibaran bendera bertema upacara detik-detik proklamasi.
tak lama menjelang sore, sosok-sosok umum di televisi kembali muncul, kemiskinan, ketidakadilan, kemelaratan, kemeranaan, masa depan yang suram, anak-anak terlantar, keputusasaan, seolah bergelimpangan.
Masih pantaskah mereka tersenyum simpul?

Popularity: 1% [?]


About this entry